• MY BOOKINGS
  • PROFILE
  • PREFERENCES
  • SIGN OUT

Sangat dekat dengan bandara Blimbingsari dan pelabuhan Ketapang, Aston Banyuwangi Hotel & Conference Center juga merupakan pilihan utama untuk mengakomodasi para wisatawan yang akan mengagumi keindahan pemandangan alam  Indonesia di Banyuwangi, antara lain pantai yang kemerahan di Pulau Merah, perairan sejernih kristal di Green Bay, atau Kawah Ijen yang fenomenal, yang kesemuanya itu terletak tidak lebih dari 90 menit dari hotel.

(0333) 3383888

+6281133303888

Jalan Brawijaya, Mojopanggung, Giri, Kab. Banyuwangi, East Java - 68425

Banyuwangiinfo@astonhotelsinternational.com

DAYA TARIK

Aston Banyuwangi Hotel & Conference Center

Jalan Brawijaya, Banyuwangi, Jawa Timur - Indonesia 68425

Pantai Cemara

Pantai Cemara


Berjarak hanya 3 kilometer dari pusat kota. Walaupun terbilang sebuah tempat wisata baru, masyarakat Banyuwangi atau bahkan yang dari luar Banyuwangi telah banyak mengunjungi tempat ini karena mereka penasaran dengan daya tarik yang dimiliki Pantai Cemara. Terutama pada akhir pekan.Sesuai dengan namanya, pantai ini adalah pantai yang di sekitarnya terdapat hutan cemara laut yang lebat dan asri yang juga menjadi tempat konservasi penyu. Selain itu pantai ini juga ditumbuhi ribuan pohon cemara udang di sepanjang bibir pantainya yang membuat pantai ini semakin menarik dan berbeda dari pantai-pantai yang lain karena anda akan merasakan nuansa yang adem dan rindang dari pohon-pohon cemara yang tumbuh.

Taman Sritanjung


Taman Sritanjung adalah sebuah taman kota di Kota Banyuwangi. Taman ini dinamai berdasarkan nama tokoh wanita bernama Sritanjung dalam Legenda Banyuwangi. Taman ini terletak di sebelah timur Masjid Agung Baiturrahman Banyuwangi dan sebelah selatan Pendapa Sabha Swagata Blambangan. Taman ini berfungsi sebagai sarana rekreasi bagi warga Kota Banyuwangi.

Pantai Boom

Pantai Boom


Terletak di desa Mandar, Banyuwangi, Pantai Boom pernah menjadi pelabuhan penting di Banyuwangi. Pantai ini terletak di pusat kota Banyuwangi. Pantai ini memiliki ciri khas pantai berpasir hitam dan memiliki latar belakang eksotis pulau Bali. Para pengunjung bisa menikmati pantai sambil menikmati minuman kelapa muda, berkuda ataupun menaiki ATV. Selain menjadi tujuan wisata, pantai ini juga menjadi salah satu tempat untuk beberapa acara besar seperti tarian kolosal Sewu Gandrung, yaitu acara tradisional dengan 1000 tarian tradisional dan Jazz Jazz Pantai Banyuwangi. Pada jaman dulu sebenarnya Pantai Boom ini adalah sebuah pelabuhan yang penting. Banyak kapal-kapal yang membawa berbagai macam angkutan (kopra) dan juga kapal-kapal nelayan. Fakta ini dibuktikan dengan adanya dermaga-dermaga pelabuhan, tempat pelelangan ikan yang sudah tidak digunakan dan juga berbagai gudang-gudang bekas.

Kawah Ijen


Kawah Ijen adalah sebuah danau kawah yang bersifat asam yang berada di puncak Gunung Ijen dengan tinggi 2.443 meter di atas permukaan laut dengan kedalaman danau 200 meter dan luas kawah mencapai 5.466 Hektar. Danau kawah Ijen dikenal merupakan danau air sangat asam terbesar di dunia. Kawah Ijen berada dalam wilayah Cagar Alam Taman Wisata Ijen Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Setiap dini hari sekitar pukul 02.00 hingga 04.00, di sekitar kawah dapat dijumpai fenomena blue fire atau api biru, yang merupakan keunikan tempat ini, karena pemandangan alami ini hanya terjadi di dua tempat di dunia yaitu Islandia dan Ijen. Dari Kawah Ijen, kita dapat melihat pemandangan gunung lain yang ada di kompleks Pegunungan Ijen, di antaranya adalah puncak Gunung Merapi yang berada di timur Kawah Ijen, Gunung Raung, Gunung Suket, Gunung Rante, dan sebagainya.

Desa Wisata Osing

Desa Wisata Osing


Desa Wisata Osing atau Using berada di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah di Kabupaten Banyuwangi. Penduduk di desa ini merupakan kelompok masyarakat yang memiliki adat istiadat dan budaya khas sebagai satu suku, yang dikenal sebagai suku Osing (Using). Pemerintah menetapkannya, sebagai daerah cagar budaya dan mengembangkannya sebagai Desa Wisata (Suku) Using (Osing). Orang-orang Osing adalah masyarakat Blambangan yang tersisa. Keturunan kerajaan Hindu Blambangan ini berbeda dari masyarakat lainnya (Jawa, Madura dan Bali), bila dilihat dari adat-istiadat budaya maupun bahasanya. Desa Kemiren lahir pada zaman penjajahan Belanda, tahun 1830-an. Awalnya, desa ini hanyalah hamparan sawah dan hutan milik penduduk Desa Cungking yang merupakan cikal-bakal masyarakat Osing.

G-Land


G-Land atau yang lebih akrab dikenal sebagai Pantai Plengkung adalah salah satu pantai dengan ombak terbaik di dunia yang cocok untuk para pecinta olahraga surfing. Berhadapan langsung dengan perairan Samudra Hindia sehingga memiliki ombak yang bisa mencapai 4 hingga 8 meter dengan panjang 2km. Ombak di G-Land ini pun terdiri dari tiga tingkatyan yakni Kong Waves (ombak yang mencapai tinggi 6 hingga 8 meter), Speedis Waves (ombak yang mencapai tinggi 5 hingga 6 meter), dan Many Track Waves (ombak yang mencapai tinggi 3 hingga 4 meter). Bagai sebuah surga bagi para perselancar, ombak yang besar ini hanya ada di Hawai dan Afrika Selatan dan turut menyuguhkan kawasan yang masih alami.

Pulau Merah

Pulau Merah


Pulau Merah adalah pantai pasir putih yang terhampar sepanjang 3km dengan sebuah bukit kecil setinggi 200M dari bibir pantai yang ditutupi oleh vegetasi hijau. Terletak di Desa Sumber Agung, Kecamatan Pesanggaran, destinasi wisata ini dikelilingi oleh pohon Mangrove dan menyajikan ombak setinggi 2 meter yang tidak terlalu besar sesuai untuk berennag maupun tempat ideal untuk perselancar pemula. Tidak hanya cocok sebagai tempat surfing saja, Pulau Merah juga cocok sebagai tempat memancing yang disediakan lengkap dengan jasa perahu tradisional, snorkeling, mendaki bukit yang tidak jauh dari bibir pantai, berenang, maupun bersantai di pantai sambil menikmati jajanan khas Pantai Pulau Merah.

Teluk Hijau


Teluk Hijau atau Green Bay adalah salah satu destinasi wisata yang terletak di Taman Nasional Meru Betiri, Desa Serangon, Kecamatan Pesanggrahan, Banyuwangii. Teluk Hijau memiliki pantai dengan warna biru yang disertai gradasi tosca sehingga menjadikan air laut di pantai ini berwarna hijau, warna hijau sendiri berasal dari pantulan alga laut yang sangat mudah ditemukan di dasar laut yang jernih, di mana ini adalah salah satu alasan dari penamaannya yakni Teluk Hijau. Menyuguhkan panorama laut yang tenang dan pasir putih yang halus di telapak kaki, selain itu bunga rafflesia juga dapat ditemukan di sana. Di sisi Timur tidak jauh dari pantai, terdapat air terjun setinggi 8 meter yang segar dan alami.

Pantai Sukamade

Pantai Sukamade


Pantai Sukamade berada di kawasan Taman Nasional Meru Betiri yang terletak searah dengan Pantai Rajekwesi dan Pantai Teluk Hijau. Pada awalnya Pantai Sukamade merupakan hutan lindung alam di Jawa Timur, Pantai Sukamade merupakan salah satu lokasi bertelur penyu dari Samudera Hindia dan Pasifik. Selain itu Pantai Sukamade juga merupakan tempat penangkaran penyu, disini dapat ditemukan beberapa jenis penyu yang bertelur antara lain Penyu Hijau (Chelonia mydas), Penyu sisik (Eretmochelys imbricata), Penyu Slengikrah (Lepidochelys olivacea), dan Penyu Belimbing (Dermochelys coriaceae). Tidak jauh dari Pantai Sukamade terdapat perkebunan karet, kopi, dan oklat yang ditanam di area seluas 1200 hektar. 

Padang Rumput Sadengan


Padang Rumput Sadengan berada di Kecamatan Tegaldlimo, kawasan Taman Nasional Alas Purwo dengan luas 80 hektar dan merupakan semi alami. Di padang rumput Sadengan dapat ditemukan habitat berbagai satwa liar sepertii Banteng (Bos javanicus), rusa (Cervus timorensis), ajag (Cuon alpinus), kijang (Muntiacus muntjak), babi hutan (Sus scrofa), dan macan tutul (Panthera pardus). Binatang-binantang ini dapat dilihat melalui pos pemantauan satwa dengan tiga lantai sehingga dapat melihat langsung satwa liar dari ketinggian.

loading